Dr.dr.H. Masrifan Djamil.MPH.MMR

29 Ramadhan 1441/ 22 Mei 2020


Ini seolah-olah melakukan resume kajian-kajian, sejak tanggal 1 Ramadhan kemarin kita sudah mendapatkan penyegaran ulang dari berbagai spesialis, karena ulama tidak mungkin menguasai semuanya sebagaimana imam madzab.

Sebenarnya ajaran islam yang bagaimana, mengapa umat islam bisa jaya lebih dari 700 tahun hampir 800 tahun. Padahal sebenarnya sama.

Dari kisah-kisah yang saya dengar, dan ini saya cek ke generasi muda banyak yang tak kenal nama-nama. :

Abu Bakar as Shiddiq , Umar ibn Khattab, Utsman Ibn Affan, Ali bin Abi Thalib, Mu’awiyah, Khalid bin Walid, Abdurrahman bin Auf, Ibnu Umar, Aisyiah, Abu Hurairah, Ibnu Abbas, Mus’ab bin Umair.

Karena memang sudah tergerus oleh zaman dan anak-anak muda lebih perhatian pada nama yang lebih populer.

Mus’ab bin Umair adalah seorang pemuda yang luar biasa. Dia rela meninggalkan orang tuanya untuk mengikuti Nabi terus. Dan suatu hari sebelum Rasulullah ke Madinah dia dikirim ke Madinah sebagai duta untuk menjelaskan islam kepada Penduduk Madinah yang sudah mengadakan perjanjian, bahwa Rasulullah akan diterima, tetapi belum mengenal islam. Mus’ab ini masih muda sekali. Belum ada 20 tahun ,ini prestasi yang luar biasa.

Saya juga mengundang Para Pemuda, Mahasiswa untuk masuk ke Kajian Kita, Alhamdulillah ada yang hadir tapi cuma satu dua. Ini menjadi perhatian kita bagaimana menggerakkan pemuda untuk ngaji. Karena ada orang tua yang mengeluhkan anaknya merasa cukup ilmu agamanya hanya dengan menonton You Tube.
You Tube itu satu hal, tapi majelis taklim hal beda lagi.

Nabi SAW bersabda.

مَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِيْ بَيْتٍ مِنْ بَيُوْتِ اللَّهِ يَتْلُوْنَ كِتَابَ اللًّهِ وَيَتَدَارَسُوْنَ بَيْنَهُم إِلاَّ نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِيْنَةُ وَحَفَّتْهُمُ الْمَلاَئِكَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَذَكَرَهُمُ اللُّه فِيْمَنْ عِنْدَهُ

“Apabila suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah sambil membaca Al-Qur’an dan mendalaminya, niscaya akan turun ketenangan atas mereka, rahmat Allah akan meliputi mereka, para malaikat akan melindungi mereka dan Allah menyebut mereka kepada makhluk- makhluk yang ada disisi-Nya” – [HR Muslim]

Syaratnya ada tiga : Berkumpul, membaca Al Qur’an dan Mendalami.
Sekarang trendnya membaca Al Qur’an di rumah masing-masing hanya 1 juz kemudian dianggap khatam.

Tapi yang dimaksud mudah-mudahan kita walaupun berbeda tempat tinggal namun dengan Teknologi Google Meet ini dipandang Allah sebagai berkumpul, membahas Al Qur’an dan mendalaminya.

Kepada jama’ah majelis Taklim dijanjikan Allah : Sakinah, dikelilingi Malaikat dan dicurahkan Rahmat. Kemudian disebut oleh Allah dihadapan para Malaikat. Jadi tidak cukup dengan You Tube ataupun WA.
Yang diperintahkan Rasulullah adalah berkumpul.


1.Sejarah Kejayaan Umat Islam

Mari kita lihat sejarah yang sekarang ada di Web. Alhamdulillah sekarang buku kita ada dimana-mana, kalau dulu kita harus mencari buku. Di Semarang dulu ada Toko Buku Arofah, kemudian ada toko buku di Jurnatan milik teman, sekolah dokter juga. Tapi beliau menekuni bisnis. Sudah lulus dokter, dokternya tidak dipakai karena beliau punya toko kaca mata dimana-mana. Itu adalah pilihan hidup.

Sekitar di abad ketiga ketika islam berkembang , kita kenal Jendral Thariq bin Ziyad ketika memimpin tentara islam menyeberang dari Maroko ke Spanyol. Beliau menyuruh membakar seluruh kapal yang dibawanya
Dan alhamdulillah akhirnya ternyata berhasil menang menaklukkan kerajaan Spanyol.

Dan para ahli menyampaikan dalam teks-teks ilmiahnya bahwa ketika itu orang Eropa belum dapat membaca dan menulis. Tetapi orang islam sudah bisa baca tulis , akibat digembleng oleh Rasulullah SAW meskipun pakaiannya jubah.

Kekhalifahan Umayyah berkembang pesat selama 2,5 abad dari tahun 736 sampai tahun 1031. Ini masa yang sangat panjang. Kita merdeka 74 tahun sudah merasa lama.
Ini dinisbatkan pada nama Kakek sahabat Rasulullah bernama Mu’awiyah r.a. Beliau dulu adalah penulis Al Qur’an. Ada lima orang, salah satunya beliau, ada Ustman bin Affan, Ali bin Abi Thalib.

Ini membangun dinasty yang disebut Umayyah. Disebut dinasty karena cara memilih khalifahnya turun-temurun. Tapi ternyata tidak menjadi masalah karena timbul kebijakan yang membolehkan mengembangkan ilmu pengetahuan sehingga islam berkembang pesat memberi sumbangan kepada Eropa.

Dan wilayahnya luar biasa, membentang dari Eropa, Afrika, Asia sampai India, Afghanistan. Negara sekarang tak ada yang sehebat ini. Arab saja ada di tengah termasuk dalam genggaman kekuasaannya. Tetapi tidak ada cerita bahwa ada penindasan, justru berkembang hebat. Bagaimana muamalahnya secara islam, kemudian ilmu pengetahuan berkembang dan sebagainya.

Jangan sampai kita didorong-dorong untuk membaca satu literature lain, misalnya :
– Banyak terjadi pertumpahan darah, misalnya. Di Jawa saja banyak pertumpahan darah. Antara dinasty dengan dinasty itu sudah biasa dalam suatu kerajaan.
Wilayah bani Umayyah ini sangat luas. Karena beberapa puluh negara menjadi satu.


Bani Abbasiyah

Namanya merujuk nama Paman Rasulullah SAW, Abbas bin Abdul Muthalib. Yang pertama kali lari dari jazirah Arab menuju Eropa adalah Abdullah al-Saffah bin Muhammad bin Ali bin Abdullah bin al-Abbas.
Selama 5 abad mulai tahun 750 sampai tahun 1258. Dari Baghdad itulah berkembang ilmu-ilmu yang luar biasa. Kemarin kita dengarkan ada ilmu Kalam yang berkembang baru di Baghdad.
Wilayah Abbasiyah membentang dari Afrika sampai ke Tripoli, kemudian Asia sampai ke Afghanistan. Sebagiannya masuk Eropa.


Bani Fatimiyah

Bani Fatimiyah di Mesir tidak begitu terkenal tapi cukup lama juga, dari tahun 910 sampai tahun 1171. Ini lebih banyak dikuasai oleh pemimpin Syiah. Tidak terlalu berkembang tetapi wilayahnya cukup luas juga terbatas di Afrika sampai Maroko, Aljazair.


Runtuhnya Bani Abbasiyah

Pada 1258, ada sebuah invasi ke kota Baghdad oleh pasukan Hulagu Khan. Tujuan utama Hulagu ke Timur Tengah adalah untuk mendirikan kekaisaran secara tidak langsung menggulingkan Abbasiyah. Kota Baghdad berada dalam keadaan hancur total.

Bahkan perpustakaan di Baghdad, tidak luput dari serangan. Seluruh bukunya dibuang ke sungai Tigris sehingga riwayat-riwayat tersebut menunjukkan sungai Tigris menjadi hitam karena tinta dari kitab-kitab itu telah luntur di Sungai Tigris.

Tragedi yang dihadapi adalah pembunuhan besar-besaran terhadap umat islam. Ada yang mengatakan sampai 250 ribu, ada yang mengatakan sampai 1 juta. Dan ditinggal begitu saja dijalan-jalan di kota Baghdad. Hal itu disaksikan oleh Sultan Al Muktasim.

Hulagu Khan tidak lama, bahkan kemudian dia masuk islam dan melanjutkan keSultanan Islam yang ada itu.


Khilafah Utsmaniah

Khilafah Utsmaniah di Turki, tahun 1517 sampai tahun 1924. Sudah masuk ke masa modern kata orang- orang yang menggeluti sejarah.
Ini juga turun temurun dari garis keturunan Sultan , bukan seperti kekhalifahan yang dibangun oleh Abu Bakar Shiddiq r.a. Akhirnya pada tahun 1924 dikudeta oleh Kemal Pasha Ataturk dan diubah menjadi negara sekuler.

Kita tidak usah terlalu susah dengan hal itu. Wilayah kekhalifahan ini paling besar dibanding dengan kekhalifahan Umayyah, Abbasiyah, Fatimiyah. Membentang dari Eropa, Afrika, Asia sampai ke India. Di Asia masuk sampai ke sekitar Rusia, yang dikenal dengan wilayah Bukhara, kediaman dari Imam Bukhori.

Mari kita amati celoteh orang-orang di luar islam :
“Islam itu dibangun dengan pedang”.
Tapi terbukti yang kita lihat justru umat islam banyak dianiaya dibanyak tempat. Misalnya di Yerusalem, di Baghdad.

Memang terjadi pertumpahan darah dikalangan istana. Tetapi di kalangan rakyat semua mengakui Islam berkembang dengan damai. Bahkan dengan Kekhalifahan atau Kesultanan itu ilmu Pengetahuan berkembang. Kita mendengar ada Ibnu Sina di dunia kedokteran. Cuma karena kedokteran barat tidak ke arah sana maka yang dipakai sumpah adalah Hippocrates.

Kalau kita mendengar celoteh seperti di atas, biarkan saja yang penting mau memilih apa :
– Meneruskan kehebatan masa silam atau Terpuruk seperti sekarang?
Dimana-mana umat islam ditekan, akhirnya kita cuma bisa berdo’a saja, tak dapat membantu.


2. Sumbangan Peradaban

Umat Islam ternyata menyumbang peradaban yang luar biasa. Lahir tokoh- tokoh yang luar biasa, misalnya:
Bidang Peperangan kita mengenal Shalahudin Al Ayubi.
Bidang Ilmu kita mengenal imam-imam madzab dari imam Malik, imam Hanafi, imam Syafi’i, Imam Hambali, Ibnu Taimiyah, Al Jauzi.

Dan ada satu peristiwa bagaimana sejarah yang sekarang ini dulu tidak kita kenal. Sekarang anak-anak muda mulai membuat buku. Namanya Al Fatih dari Turki yang menaklukkan berbagai kerajaan di Eropa dan akhirnya bisa merebut Al Aqsha.

Di Mesir juga pernah lahir pemimpin yang hebat yang mengalahkan Israel. Yaitu Gamal Abdul Nasser kemudian disambung Anwar Sadat.
Di bidang ilmu lahir, Ahmad Deedat dan dokter dari India, Dr. Zakir Naik.

Pertanyaan yang lahir : Kapan akan muncul lagi sosok hebat umat islam?
Jawaban yang bisa saya sampaikan adalah : Jika umat islam kembali kepada ajaran agama islam yang telah membuat para tokoh tadi menjadi besar, di masa Rasulullah sampai masa Kesultanan.


3.Membentuk Khoiru Ummah

Allah SWT berfirman:

اِنَّنِيْۤ اَنَا اللّٰهُ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّاۤ اَنَا فَا عْبُدْنِيْ  ۙ وَاَ قِمِ الصَّلٰوةَ لِذِكْرِيْ

“Sungguh, Aku ini Allah, tidak ada tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku dan laksanakanlah sholat untuk mengingat Aku.” (QS. Ta-Ha 14)

Disinilah Allah memperkenalkan dirinya langsung, bahwa namanya adalah Allah. Tidak ada agama lain yang menyebut Tuhannya namanya siapa. Ternyata hanya agama islam yang menyebutkan.

Allah SWT berfirman:

اِنَّ الدِّيْنَ عِنْدَ اللّٰهِ الْاِ سْلَا مُ ۗ 

“Sesungguhnya agama di sisi Allah ialah Islam..” (QS. Ali ‘Imran 19)

Kalau kita bertauhid digambarkan oleh Allah akan menjadi pribadi yang kuat. Kalau kita syirik, banyak digambarkan di dalam Al Qur’an seperti orang mabuk. Bahkan di dalam Surat Az Zumar seperti benda yang jatuh dari angkasa disambar burung.

Kita dilarang syirik atau menyekutukan
Allah SWT, ancamannya bahwa dosanya tak akan diampuni.

اِنَّ اللّٰهَ لَا يَغْفِرُ اَنْ يُّشْرَكَ بِهٖ وَيَغْفِرُ مَا دُوْنَ ذٰلِكَ لِمَنْ يَّشَآءُ ۚ وَمَنْ يُّشْرِكْ بِا للّٰهِ فَقَدِ افْتَـرٰۤى اِثْمًا عَظِيْمًا

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa karena mempersekutukan-Nya (syirik), dan Dia mengampuni apa (dosa) yang selain syirik itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Barang siapa mempersekutukan Allah, maka sungguh, dia telah berbuat dosa yang besar.” (QS. An-Nisa’ 48)

Syirik itu kezaliman Allah SWT berfirman:

اِنَّ اللّٰهَ لَا يَغْفِرُ اَنْ يُّشْرَكَ بِهٖ وَيَغْفِرُ مَا دُوْنَ ذٰلِكَ لِمَنْ يَّشَآءُ ۗ وَمَنْ يُّشْرِكْ بِا للّٰهِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلٰلًاۢ بَعِيْدًا

“Allah tidak akan mengampuni dosa syirik dan Dia mengampuni dosa selain itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan barang siapa mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka sungguh, dia telah tersesat jauh sekali.” (QS. An-Nisa’ 116)

Syirik membatalkan amalan kita.
Allah SWT berfirman:

وَلَـقَدْ اُوْحِيَ اِلَيْكَ وَاِ لَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكَ ۚ لَئِنْ اَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُوْنَنَّ مِنَ الْخٰسِرِيْن

“Dan sungguh, telah diwahyukan kepadamu dan kepada nabi-nabi yang sebelummu, Sungguh, jika engkau menyekutukan (Allah), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah engkau termasuk orang yang rugi.”
(QS. Az-Zumar 65)

Maka mari kita pertahankan Tauhid kita jangan sampai melakukan hal-hal yang dapat membatalkan amalan.

Agar seorang muslim menjadi hebat maka beribadah kepada Allah dengan tulus ikhlas :

اِنَّاۤ اَنْزَلْنَاۤ اِلَيْكَ الْكِتٰبَ بِا لْحَقِّ فَا عْبُدِ اللّٰهَ مُخْلِصًا لَّهُ الدِّيْنَ ۗ 

“Sesungguhnya Kami menurunkan Kitab Al-Qur’an kepadamu (Muhammad) dengan membawa kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan tulus ikhlas beragama kepada-Nya.” (QS. Az-Zumar 2)

Allah SWT berfirman:

وَمَاۤ اُمِرُوْۤا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَـهُ الدِّيْنَ ۙ حُنَفَآءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِ ۗ 

“Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah, dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena agama, dan juga agar melaksanakan sholat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus.”.(QS. Al-Bayyinah 5)

Puncak dari lezatnya iman adalah ketika kita mengakui Allah sebagai Tuhannya, Islam itu agamanya dan Muhammad itu Nabinya.

Kita diajarkan untuk berdo’a pagi dan sore membaca ini tiga kali

رَضِتُ بِااللهِ رَبَا وَبِالْاِسْلاَمِ دِيْنَا وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيَا وَرَسُوْلاَ

“Rodlittu billahiroba, Wabil islaamidiinaa, Wabimuhammadin nabiyyaa warasuula”

“Kami ridho Allah SWT sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku, dan Nabi Muhammad sebagai Nabi dan Rasul.”

Umat Islam itu hebat karena punya dua sifat Syukur dan Sabar. Kalau diberi nikmat bersyukur dan kalau diberi ujian Sabar.

Seperti ujian Covid-19 ini banyak orang kehilangan Sabar :
“Ayo kita shalat Ied di lapangan, ayo kita shalat ied di masjid…”

Padahal kemarin diumumkan pengumuman tambahan Covid sehari 973 kasus. Ini ada satu yang membahayakan umat.
Saya dikirimi surat, katanya dari DMI (Dewan Masjid Indonesia) Kecamatan, mengajak umat islam untuk shalat ied ke masjid. Ini kan bahaya dapat menjerumuskan umat islam tertular virus Covid-19.

Menurut saya dimana ketika jumlah peningkatan penderita baru masih demikian tinggi akan masih naik terus karena belum mencapai puncaknya. Kalau kurva sudah landai, penambahan kembali ke titik puluhan.

Ada satu hadits yang penting tapi jarang ditampilkan.

… رَأْسُ الْأَمْرِ الْإِسْلَامُ وَعَمُوْدُهُ الصَّلَاةُ وَذِرْوَةُ سَنَامِهِ الْـجِهَادُ فِـي سَبِيْلِ اللهِ.

“… Pokoknya perkara adalah Islam, tiangnya adalah shalat, dan puncaknya adalah jihad fii sabiilillaah.” (HR Ahmad, Tirmidzi)

Maka jangan bosan untuk berjihad. Salah satu jihad penting adalah jihad di dunia maya. Karena serangan on line ini luar biasa :
– Orang baik dibully supaya jelek lewat online.
– Orang disanjung-sanjung supaya dianggap baik juga lewat online.

Jadi ada teknik-teknik yang diimport dari Barat, tidak peduli apapun walau kita ini dasarnya Pancasila tetapi membully diinternet itu sudah biasa dan harian.

Kita harus menghindarkan itu. Kalau kita mau baik jangan membalas keburukan dengan keburukan. Tetapi kita membalas keburukan dengan kebaikan. Itu adalah salah satu jihad fi sabilillah di dunia maya.

Semoga bermanfaat
Barokallohu fikum

#SAK



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here