Prof. Dr. dr. H. Rifki Muslim Sp.BU

23 Ramadhan 1441/ 16 Mei 2020



Islamic Medicine atau Kedokteran Islam berasal dari Thibbun Nabawi yaitu cara-cara pengobatan yang dimulai pada zaman Rasulullah SAW.
Kita juga tahu Covid-19 adalah syndrome Corona Virus-2 (SARS COV 2) yang mulai bulan Desember 2019 di Wuhan China dan sekarang sudah menyebar hampir di seluruh dunia.

Covid-19 di dunia, sampai 13 Mei yang positif sudah 4,3 juta, yang sembuh 1,6 juta dan yang meninggal hampir 300 ribu. Itu yang dikonfirmasi. Artinya ada yang positif dan tidak diketahui, belum diperiksa dan sebagainya tidak masuk dalam catatan.

Yang di Wuhan yang meninggal menurut perkiraan minimal empat kali dari jumlah yang diumumkan. Banyak data di negara lain antara data terkonfirmasi dan realitas berbeda.
Di Indonesia pada tanggal 13 Mei ada 17 ribu kasus, yang sembuh 3 ribu lebih dan yang meninggal seribu lebih. Angka itu terus bergerak, tidak tahu sampai kapan akan berhenti bergerak.

Gejala-gejala

Gejalanya mulai seperti flu biasa, kemudian dia demam lebih dari 38°. Sakit tenggorokan, batuk yang tidak mengeluarkan dahak dan lama-lama sesak nafas dan harus dipasang ventilator. Kalau tidak dipasang akan meninggal.

Gejala lain, bersama gejala yang ada bisa diarhee, sakit kepala, mata merah, indra pemcium dan perasa hilang dan ada bercak-bercak di kulit seperti orang alergi.

Penularan

Penularan melalui droplet. Kalau ada orang batuk atau bersin maka dropletnya menyebar paling banyak pada 1-2 meter. Maksimal sampai 8 meter. Jadi kalau mau aman berdirinya lebih dari 8 meter, tapi pasti susah. Konon virus ini bisa 3 jam hidup diudara. Maka kita harus hati-hati karena dapat menempel ke mata, masuk ke hidung sehingga tertular. Maka anjurannya jangan memegang muka kita.

Dulu disebutkan bahwa penularannya melalui hidung. Tetapi belakangan ahli virology mengatakan bahwa masuknya virus ke tubuh lebih banyak lewat mata. Penelitian di China menemukan fakta bahwa virus ditemukan di sperma sehingga penularan bisa melalui hubungan sexual.

Diagnose dengan klinis, dengan gejala, pemeriksaan dapat menegakkan sekitar 75%. Kalau ditambah dengan Laboratorium, Foto akan naik sampai 95%. Yang 5% tetap tidak dapat ditegakkan dengan cara apapun.
Khusus untuk Corona ada Rapid Test yang kenegatifan cukup banyak. Walau Rapid Test bilang positif, belum tentu dia tertular. Bila rapid test negatif belum tentu dia tidak ada virus Coronanya karena angka kesalahannya lumayan cukup banyak.
Test yang bagus dengan PCR.


Pengobatan

Pengobatan mestinya dengan Vaksin tetapi belum ditemukan. Pengobatan dibidang kedokteran mulai ditemukan obat sampai dipasarkan membutuhkan waktu 18 bulan sampai 5 tahun.
Obat simptomatik kalau panas diberi obat turun panas.

Yang penting adalah menaikkan imunitas tubuh. Kalau kekebalan tubuh naik, walaupun virus masuk tubuh kita akan dibunuh oleh imunitas tubuh sehingga tetap sehat. Kalau ada OTG berarti imunitasnya belum maksimal. Dia belum membunuh virusnya.

Yang penting supaya tidak tertular adalah Jiwa kita harus baik, Positif Thinking, husnudzon kepada Allah.
Kita harus memberikan Vitamin dan Gizi yang bagus pada tubuh kita.
Kemudian Pengobatan lain dengan Thibbun Nabawi.


Pencegahan

Kemudian harus memakai masker, terutama penderitanya agar pada waktu bersin atau batuk, dropletnya tidak menyebar kemana-mana. Yang bukan pasien juga perlu memakai masker.

Melakukan jaga jarak : physical dan sosial distancing dan sering mencuci tangan. Jauhi kerumunan, jaga kebersihan diri dan lingkungan.

Cuci tangan yang terbaik bukan dengan hand sanitizer yang berbahan alkohol. Yang terbaik memakai sabun karena menurut Laboratorium Virology di seluruh dunia, virus akan cepat sekali mati dengan air sabun. Sedangkan dengan alkohol matinya lebih lama.

Lebih bagus kalau kita pulang dari bepergian selalu cuci tangan pakai sabun. Atau kalau kita pergi kemana selalu cuci tangan pakai sabun. Kalau perlu bawa sabun kecil. Kalau bisa sekalian mukanya disabun.

Manusia itu makhluk yang diciptakan dalam keadaan sempurna. Padahal Covid itu juga makhluk ciptaan Allah
Di dalam dunia itu ada satu siklus dimana satu makhluk dengan makhluk lain saling berinteraksi.

Tapi kita manusia lebih sempurna daripada virus.

Allah SWT berfirman:

لَقَدْ خَلَقْنَا الْاِ نْسَا نَ فِيْۤ اَحْسَنِ تَقْوِيْمٍ ۖ 

“Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya,” (QS. At-Tin 4)


Allah SWT berfirman:

الَّذِيْ خَلَقَكَ فَسَوّٰٮكَ فَعَدَلَـكَ ۙ 

“Yang telah menciptakanmu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan susunan tubuhmu seimbang,” – (QS. Al-Infitar 7)


Islamic Medicine

Islamic Medicine atau Pengobatan Islam mungkin lebih dikenal dengan Thibbun Nabawi.
Terdiri dari dua hal yaitu :
Thibbul Wiqo’i atau Tindakan Preventif
Thibbul Ilaji atau Pengobatan (Kuratif).

Segala keperluan hidup manusia telah disediakan oleh Allah SWT.

Allah SWT berfirman:

هُوَ الَّذِيْ خَلَقَ لَـكُمْ مَّا فِى الْاَ رْضِ جَمِيْعًا ثُمَّ اسْتَوٰۤى اِلَى السَّمَآءِ فَسَوّٰٮهُنَّ سَبْعَ سَمٰوٰتٍ ۗ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ

“Dialah Allah yang menciptakan segala apa yang ada di bumi untukmu, kemudian Dia menuju ke langit, lalu Dia menyempurnakannya menjadi tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. Al-Baqarah 29)

Allah SWT berfirman:

وَجَعَلْنَا لَـكُمْ فِيْهَا مَعَايِشَ وَمَنْ لَّسْتُمْ لَهٗ بِرٰزِقِيْنَ

“Dan Kami telah menjadikan padanya sumber-sumber kehidupan untuk keperluanmu, dan Kami ciptakan pula makhluk-makhluk yang bukan kamu pemberi rezekinya.”.(QS. Al-Hijr 20)

Keperluan hidup itu ada semua, jangan mengatakan kenapa Allah menciptakan Covid-19 yang tak ada obatnya? Pasti ada obatnya hanya kita yang belum tahu saja.


Lock Down, Physical Distancing dan Prinsip Isolasi

Rasulullah SAW pernah bersabda,
“Wabah Tho’un adalah azab untuk Bani Israel dan Umat sebelum kamu”.
‘Bila kamu mendengar wabah di suatu daerah, maka kalian jangan memasukinya. Tetapi jika wabah terjadi wabah di daerah kamu berada, maka jangan tinggalkan tempat itu (agar tidak menularkan) ,” (HR Bukhari dan Muslim).

Lock Down itu ajaran Rasulullah, maka kita pakai ternyata di Indonesia banyak yang tidak faham tentang Lock Down yang dikenal dengan PSBB.

Ajaran Physical distancing, adalah menjaga jarak dengan orang yang kemungkinan berpenyakit agar tidak ketularan. Kalau ada orang batuk atau bersin disekitar kita, kita tidak tahu orang itu positif atau tidak.

Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Hindarilah orang yang terkena lepra seperti halnya kalian menghindari seekor singa.” (HR Bukhori)

Kalau kita melihat singa pasti kita akan secepat mungkin menghindar. Begitu juga kalau ada orang berpenyakit menular , kasusnya waktu itu Lepra.

Prinsip isolasi juga merupakan ajaran Rasulullah. Nabi SAW bersabda: 

“Janganlah (unta) yang sakit itu didekatkan dengan (unta) yang sehat.”
(HR Bukhori Muslim)

Kalau ada orang yang sakit dikumpulkan dengan orang yang sakit dalam ruang isolasi. Yang sehat jangan masuk kesana, kecuali Petugas Kesehatan.


Ittiba’ Rasulullah SAW menjaga Kesehatan

Marilah kita selalu dalam hidup kita ittiba’ Rasulullah SAW dalam segala kehidupan. Kali ini kita ittiba’ tentang menjaga kesehatan.

Rasulullah adalah orang yang selalu:
– Menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
– Makan yang halal dan Thayib.
– Makan jangan berlebihan
– Olah Raga rutin.
– Kerja dan istirahat seimbang
– Cukup Tidur
– Jiwa sehat dan berfikir positif.

Makanan Halal belum tentu thayib. Katakan ada makanan yang hari ini halal dan thayib kalau kita simpan 2 atau 3 hari apalagi sepekan sudah tidak thayib lagi karena sudah tumbuh jamur aflatoxin yang bisa menyebabkan Ca-Hepar atau Hepatitis dan sebagainya.

Makan berlebihan dapat menyebabkan penyakit-penyakit degeneratif. Penyakit jantung, tekanan darah tinggi, stroke dan sebagainya, sebagian besar berasal dari makanan.
Rasulullah SAW mengajarkan kita agar selalu makan buah tiap hari. Buah mengandung energi, vitamin, anti oksidan, kaya serat dan mineral.

Anti oksidan itu barang penting supaya kita sehat tidak tertular penyakit, mencegah penuaan dini dan sebagainya.

Untuk menaikkan daya tahan tubuh kita butuh imuno modulator.
Imuno modulator yang ada di apotik atau rumah sakit sebagian besar adalah obat-obat yang berasal dari bahan kimia. Tetapi ternyata Islamic Medicine dalam hal ini Thibbun Nabawi menyediakan imunodulator yang cukup bagus :
Habbatus Sauda, Madu, Kurma , Zaitun, Buah Tin dan Air ZamZam.

Jangan hanya percaya saja kalau tidak ada penelitian yang mendukung, disamping hadits Rasulullah.

Allah SWT berfirman:

فَكُلُوْا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللّٰهُ حَلٰلًا طَيِّبًا ۖ وَّا شْكُرُوْا نِعْمَتَ اللّٰهِ اِنْ كُنْـتُمْ اِيَّاهُ تَعْبُدُوْنَ

“Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya menyembah kepada-Nya.” (QS. An-Nahl 114)


Habbatus Sauda

Penelitian kedokteran banyak sekali diseluruh dunia. Baik di jurnal kedokteran yang nasional maupun internasional, semua membenarkan Thibbun Nabawi. Penelitian tentang Habbatus Sauda jumlahnya ratusan. Bisa dicari sendiri dengan kata kunci Nigella Sativa.

Salah satu yang ada di Jurnal Indonesia, ditulis oleh Susilowati F dan Radji M dalam majalah Farmachology Science & Research tahun 2014, bahwa : Habbatus Saudah adalah immunodulator, menaikkan sistem imun tubuh dan punya efek anti inflamasi. Jadi kalau yang lututnya sering sakit, sendi sering sakit itu dengan minum habbatus Sauda in syaa Allah akan sembuh.

Di jurnal lain Immuno Farmachology tahun 1999. Haq dan teman-temannya (ada tiga orang) meneliti Habbatus Sauda bisa menaikkan immuno globuline, menaikkan juga limfosit sehingga kekebalan tubuh kita akan naik.

Nabi SAW bersabda : 
“Sungguh dalam habbatus sauda’ itu terdapat penyembuh segala penyakit, kecuali as-sam.” 
Saya (Aisiyah r.anha) bertanya,  “Apakah as-sam itu?” 
Beliau menjawab, “Kematian”. (HR Bukhori)


Madu

Madu adalah bagian dari Thibbun Nabawi dan penelitian tentang madu oleh Gabriel Z dan kawan-kawan ada di Jurnal Oxidant dan Anti Oxidant Medical & Science tahun 2015 madu adalah anti oksidan dan immunodulator yang menyebabkan pencegahan infeksi baik bakteri maupun virus.

Allah SWT berfirman:

ثُمَّ كُلِيْ مِنْ كُلِّ الثَّمَرٰتِ فَا سْلُكِيْ سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًا ۗ يَخْرُجُ مِنْۢ بُطُوْنِهَا شَرَا بٌ مُّخْتَلِفٌ اَلْوَا نُهٗ فِيْهِ شِفَآءٌ لِّلنَّا سِ ۗ 

“kemudian makanlah dari segala macam buah-buahan, lalu tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan bagimu. Dari perut lebah itu keluar minuman madu yang bermacam- macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia..” (QS. An-Nahl 69)

Jadi Allah menyediakan obat selain habbatus sauda adalah madu.


Kurma (Phoenic Dactylifera)

Kurma juga merupakan bagian dari Thibbun Nabawi. Penelitiannya oleh Orang Jepang, Karasawa K dan teman-teman pada jurnal Agriculture and Chemistry tahun 2011 menulis tentang Kurma mengandung Poly phenol dan Poly Sacharida yang merupakan suatu immunodulator yang menstimulir sistem imun tubuh.

Nabi SAW bersabda,
“Sesungguhnya dalam kurma ajwah dari daerah Aliyah terdapat obat. Atau bahwa ajwah adalah anti racun di pagi hari”. (HR. Muslim 5462)

Hadits yang seperti ini dengan redaksi yang lain cukup banyak, ada yang 7 kurma ajwa di pagi hari dan sebagainya. Tapi apakah hanya kurma ajwa saja? Kurma ajwa adalah kurma yang pada waktu itu tumbuh di sekitar Madinah. Kenyataan kurma yang lain pada penelitian juga bagus.


Minyak Zaitun (Olea Europaea)

Minyak Zaitun atau Olive Oil yang meneliti orang Spanyol, Puertollano M A dan kawan-kawan di Journal Nutrition and Hospitalaria tahun 2010
Olive Oil adalah satu immunodulator yang bagus yang menaikkan sistem imun tubuh.

Nabi SAW bersabda:
“Konsumsilah minyak Zaitun dan gunakanlah sebagai minyak rambut karena ia berasal dari pohon yang diberkahi” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Madjah).


Buah Tin (Ficus Carica)

Penelitian buah Tin oleh orang China, Yang X, Guo JL, Zhang YX dalam journal Immunol tahun 2015
Bahwa Ficus Carica atau buah Tin adalah mempunyai bahan-bahan yang di dalamnya yang menaikkan sistem imun tubuh.

Begitu juga penelitian lain dari orang China yang lain Jie Tian dan Yue Zhang
Pada journal internasional Molecul Science tahun 2014 juga menulis Ficus Carica mempunyai efek menstimuli imunitas tubuh.

Allah SWT berfirman:

وَا لتِّيْنِ وَا لزَّيْتُوْنِ ۙ 

“Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun,”
(QS. At-Tin 1)

Buah Tin dan Minyak Zaitun merupakan buah yang masuk dalam Al Qur’an yang didalam hadits merupakan pohon yang diberkahi.


Air Zam Zam

Penelitian air Zam Zam kita lihat bahwa ternyata air Zam Zam mempunyai efek onkolitik yaitu mencegah kanker , menaikkan jumlah lymfosit bersifat anti oksidan dan menyebabkan imunitas tubuh lebih bagus.

وَعَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قاَلَ قَالَ رَسُوْلُ الله – صَلَّى الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ -: “خَيْرُ مَاءٍ عَلَى وَجْهِ الْأَرْضِ مَاءُ زَمْزَمَ، فِيْهِ طَعَامُ الطَّعْمِ، وَشِفَاءُ السَّقْمِ”،

“Dari Ibnu ‘Abbas, Rasulullah SAW bersabda, ”Sebaik-baik air yang terdapat di muka bumi adalah Zam-Zam. Di dalamnya terdapat makanan yang mengenyangkan dan penawar penyakit.” (HR Abu Dawud)

Seorang Jepang membuat foto-foto dari air-air yang ada di muka bumi. Air itu dibekukan sampai suhu tertentu di sekian puluh dibawah 0° kemudian akan timbul kristal -kristal. Ternyata dari macam-macam kristal itu yang paling bagus adalah kristal air zam zam.


Membaca Al Qur’an

Rasulullah SAW mengajarkan kita Al Qur’an. Kalau kita baca kita akan dapat pahala. Kalau kita baca ternyata kita akan lebih sehat.

Penelitiannya dari Iran, Pejhan A, Ravan Salar H dalam journal University di Iran tahun 2014. Mendengarkan Al Qur’an itu menaikkan kadar immuno globuline (IgG) dan C3 yang akan menaikkan sistem imun tubuh.

Membaca Al Qur’an kenaikannya lebih tinggi. Jadi membaca Al Qur’an lebih bagus. Bagaimana cara membaca Al Qur’an untuk kesehatan ? Dengan bersuara, tidak boleh dalam batin saja.
Dengan bersuara maka justru akan menaikkan immuno globuline IgG lebih bagus.

Penelitian lain banyak sekali, bisa dicari dengan kata kunci Qur’an and Immunity.

Abu Said Alkhudri ra berkata bahwa seorang laki-laki datang kepada Rasulullah SAW dan berkata : ‘ Ya Rasulullah, saya merasa sakit di dada saya’ , Rasul menjawab : ‘ Bacakanlah Alquran’ ( HR. Ibnu Murdawih) . Rasul juga bersabda : ‘ Hendaklah kamu memakai dua alat penyembuh, madu dan Alquran’ ( HR. Ibnu Majah) . 


Allah SWT berfirman:

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْـقُرْاٰ نِ مَا هُوَ شِفَآءٌ وَّرَحْمَةٌ لِّـلْمُؤْمِنِيْنَ ۙ وَلَا يَزِيْدُ الظّٰلِمِيْنَ اِلَّا خَسَا رًا

“Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang yang beriman, sedangkan bagi orang yang zalim Al-Qur’an itu hanya akan menambah kerugian.” (QS. Al-Isra’ 82)

Kebaikan Al Qur’an banyak sekali, memberi syafaat dan menjadi Penerang di alam kubur.

Allah SWT berfirman:

وَلَوْ جَعَلْنٰهُ قُرْاٰ نًا اَعْجَمِيًّا لَّقَا لُوْا لَوْلَا فُصِّلَتْ اٰيٰتُهٗ ۗ ءَاَعْجَمِيٌّ وَّعَرَبِيٌّ ۗ قُلْ هُوَ لِلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا هُدًى وَشِفَآءٌ ۗ 

“Dan sekiranya Al-Qur’an Kami jadikan sebagai bacaan dalam bahasa selain bahasa Arab niscaya mereka mengatakan, Mengapa tidak dijelaskan ayat-ayatnya? Apakah patut Al-Qur’an dalam bahasa selain bahasa Arab sedang Rasul , orang Arab? Katakanlah, Al-Qur’an adalah petunjuk dan penyembuh bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Fussilat 44)


Bekam

Rasulullah SAW bersabda :
“Sesungguhnya cara pengobatan paling ideal yang kalian pergunakan adalah hijamah (bekam)”.(Muttafaq ‘alaihi, Shahih Bukhari (no. 2280) dan Shahih Muslim (no. 2214)

Hijamah atau Bekam termasuk ajaran Rasulullah termasuk dalam Islamic Medicine. Sampai sekarang Rumah Sakit yang menyelenggarakan bekam masih sedikit.

Di Semarang ada di Rumah Sakit Rumani dan RS Sultan Agung.
Bekam bermanfaat dan ada Penelitiannya dalam Journal bahwa Sistem bekam mengaktifkan sistem imun tubuh.

Thibbun Nabawi adalah bagian dari sunah Rasulullah. Barang siapa yang tidak mempercayai maka waspadalah terhadap ancaman ini :

Rasulullah SAW ketika dibacakan kepadanya.

عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – يقول: « فَمَنْ رَغِبَ عَنْ سُنَّتِى فَلَيْسَ مِنِّى »

Artinya: “Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barang siapa yang membenci sunnahku maka bukan dari golonganku.”

Semoga bermanfaat
Barokallohu fikum

#SAK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here